
Solusi Penurunan Struktur Pada Bangunan Beton
Juni 23, 2026
Chemical Anchor untuk Perekat Besi ke Beton
Juli 7, 2026Beton merupakan material utama dalam berbagai jenis bangunan karena memiliki kekuatan tekan yang tinggi. Namun, seiring bertambahnya usia bangunan, kualitas beton dapat menurun akibat berbagai faktor seperti kesalahan pengecoran, korosi tulangan, kualitas material yang kurang baik, beban berlebih, maupun paparan lingkungan yang agresif. Salah satu kerusakan yang sering ditemukan adalah beton keropos (honeycomb) yang dapat mengurangi kekuatan struktur secara signifikan.
Apa Itu Metode Jacketing?
Jacketing adalah metode perkuatan struktur dengan menambahkan lapisan beton bertulang baru di sekeliling elemen struktur yang mengalami kerusakan, seperti kolom, balok, hingga dinding beton. Lapisan tambahan ini di rancang agar bekerja secara monolit dengan struktur lama sehingga mampu meningkatkan kapasitas beban dan memperpanjang umur bangunan.
Metode ini tidak hanya memperbaiki bagian beton yang keropos, tetapi juga meningkatkan kekuatan tekan, kekuatan geser, serta kekakuan struktur secara keseluruhan.
Penyebab Beton Menjadi Keropos
- Pemadatan beton yang kurang maksimal saat pengecoran.
- Campuran beton yang tidak sesuai spesifikasi.
- Bekisting mengalami kebocoran sehingga mortar keluar.
- Segregasi material saat proses pengecoran.
- Tulangan yang terlalu rapat sehingga beton sulit mengisi rongga.
- Kualitas pekerjaan yang kurang baik.
- Korosi tulangan yang menyebabkan beton mengelupas.
- Paparan air, bahan kimia, atau lingkungan yang agresif dalam jangka panjang.
Tanda-Tanda Beton Harus Jacketing
- Beton mengalami keropos dalam area yang luas.
- Tulangan beton mulai terlihat atau berkarat.
- Kolom atau balok mengalami penurunan kapasitas struktur.
- Terjadi retak struktural yang cukup serius.
- Beton mengalami spalling atau pengelupasan.
- Bangunan mengalami perubahan fungsi sehingga membutuhkan peningkatan kapasitas beban.
- Hasil investigasi struktur menunjukkan kekuatan beton sudah tidak memenuhi standar desain.
Tahapan Perbaikan Beton Keropos dengan Jacketing
- Survey dan Analisis Struktur
Tahap pertama adalah melakukan inspeksi menyeluruh terhadap kondisi struktur. Pemeriksaan dapat meliputi visual inspection, hammer test, ultrasonic pulse velocity (UPV), rebound hammer, cover meter, juga core drill apabila diperlukan. Hasil analisis akan menentukan apakah metode jacketing merupakan solusi yang paling tepat. - Pembobokan Beton Rusak
Seluruh beton yang keropos, rapuh, atau terlepas dibongkar hingga mencapai beton yang masih memiliki kekuatan baik. Proses ini bertujuan agar lapisan baru memiliki ikatan yang optimal dengan beton eksisting. - Pembersihan Tulangan
Apabila tulangan mengalami korosi, seluruh karat dibersihkan menggunakan wire brush, sand blasting, atau metode mekanis lainnya. Jika terdapat penurunan diameter tulangan yang signifikan, dilakukan penambahan atau penggantian tulangan sesuai hasil desain struktur. - Pemasangan Angkur dan Tulangan Tambahan
Chemical anchor atau dowel dipasang untuk menghubungkan beton lama dengan struktur jacketing. Selanjutnya dipasang tulangan longitudinal dan sengkang tambahan sesuai hasil perhitungan struktur. - Pemasangan Bekisting
Bekisting dipasang mengelilingi elemen struktur yang akan diperbesar dengan memperhatikan dimensi hasil desain. Bekisting harus rapat agar material grout atau beton baru tidak mengalami kebocoran. - Pengecoran Jacketing
Lapisan baru dapat menggunakan:
– Non Shrink Grout
– Micro Concrete
– High Strength Concrete
– Self Compacting Concrete (SCC)
Pemilihan material disesuaikan dengan kondisi lapangan, ukuran jacketing, hingga kebutuhan kekuatan struktur. - Curing
Setelah pengecoran selesai, dilakukan curing sesuai standar agar proses hidrasi berjalan optimal sehingga kekuatan beton dapat tercapai.

Baca juga artikel lainnya terkait Solusi Penurunan Struktur Pada Bangunan Beton
Keunggulan Metode Jacketing
- Meningkatkan kapasitas struktur secara signifikan.
- Memperbaiki beton yang mengalami keropos dan kerusakan berat.
- Meningkatkan kekuatan tekan dan geser elemen struktur.
- Menambah ketahanan terhadap beban gempa.
- Memperpanjang umur layanan bangunan.
- Cocok untuk proyek renovasi maupun retrofit bangunan eksisting.
- Dapat diaplikasikan pada kolom, balok, dinding, maupun pondasi tertentu.
Area yang Sering Menggunakan Jacketing
- Gedung perkantoran
- Pabrik industri
- Gudang logistik
- Rumah sakit
- Hotel
- Apartemen
- Mall
- Jembatan
- Parkir bertingkat
- Bangunan komersial
- Bangunan yang mengalami perubahan fungsi
- Bangunan pasca gempa
Mengapa Harus Melakukan Analisis Struktur Terlebih Dahulu?
Dengan Bangun Bersama Abadi analisis yang tepat, pekerjaan perbaikan sesuai kondisi aktual di lapangan tanpa mengurangi faktor keselamatan bangunan. Perbaikan beton keropos dengan metode jacketing memerlukan perencanaan teknis, analisis struktur, serta pelaksanaan yang sesuai standar agar hasilnya benar-benar meningkatkan kapasitas struktur. Kesalahan dalam proses desain maupun aplikasi dapat menyebabkan perbaikan tidak bekerja secara optimal.
Untuk konsultasi dan juga layanan jasa kami bisa hubungi 0812 8000 6132 atau email bangunbersamaabadi@gmail.com




